Selasa, 21 Mei 2019

KHASIAT TANAMAN CIPLUKAN

TANAMAN CIPLUKAN

Orientasi
Anda tentunya sudah tidak asing lagi dengan tanaman ciplukan atau ceplukan. Tanaman ini banyak tumbuh liar di negara tropis, termasuk di Indonesia. Tanaman yang memiliki bentuk buah yang unik ini ternyata memiliki banyak sekali manfaat untuk kesehatan. Penasaran apa saja manfaat ciplukan? Simak ulasannya berikut ini!

Tanaman Ciplukan
Ciplukan adalah tanaman liar yang biasa ditemukan di kebun, persawahan yang mengering, hingga pinggiran hutan yang banyak disinari matahari. Ciplukan atau ceplukan tumbuh hampir di seluruh wilayah di Indonesia dan memiliki sebutan yang berbeda-beda seperti cecendet dalam Bahasa Sunda, kopok-kopokan dalam Bahasa Bali, nyurnyuran dalam Bahasa Madura, hingga leletokan dalam Bahasa Minahasa.

Ciplukan memiliki bentuk buah yang unik karena bunganya diselubungi oleh kelopak yang menggembung. Buahnya akan berwarna hijau ketika baru tumbuh dan berubah menjadi kuning ketika sudah masak. Sebelum buahnya masak, ciplukan akan memiliki rasa yang getir, tetapi jika sudah berwarna kuning-oranye maka rasanya menjadi manis-asam.

Buah yang memiliki nama latin Physalis angulata ini biasa disebut dengan morel berry atau physalis saja dalam Bahasa Inggris. Buah ciplukan kabarnya kini sudah semakin jarang ditemui di lahan liar, namun Anda justru dapat menemui buah ciplukan di pasar swalayan. Namun harganya bisa dikatakan fantantis karena bisa mencapai 500 ribu rupiah per kilogramnya. Selain itu, ciplukan juga kini banyak diperjualbelikan secara online.

Tidak hanya di Indonesia saja, Ciplukan juga banyak di budidaya di berbagai negara seperti Amerika Selatan, Selandia Baru, dan Australia. Namun yang banyak dibudidayakan adalah jenis ciplukan badak atau Physalis peruviana yang memiliki ukuran lebih besar.
Kandungan Ciplukan

Jika dahulu ciplukan hanya dianggap sebagai tanaman liar yang tidak memiliki manfaat, tentunya bukan tanpa alasan ciplukan kini banyak diperjualbelikan. Di beberapa negara, ciplukan dijadikan sebagai garnish untuk berbagai hidangan. Di sisi lain, ciplukan juga banyak diminati karena dipercaya memiliki banyak manfaat untuk kesehatan.

Manfaat ciplukan untuk kesehatan ini tentunya tidak lepas dari kandungan senyawa yang ada dalam tanaman ciplukan. Kandungan tersebut antara lain seperti seperti saponin, flavonoid, polifenol (dalam bantuk tanin), alkaloid, kriptoxantin, vitamin C, asam stearat, asam sitrat, asam palmitat, asam malat, dan fisalin. Hampir semua bagian tanaman ciplukan dapat dimanfaatkan mulai dari buah, daun, akar, hingga batangnya.

Manfaat Ciplukan
Berdasarkan kandungan yang ada dalam tanaman ciplukan, berikut adalah beberapa manfaat dari ciplukan yang dapat Anda rasakan.

1. Mengatasi gejala penyakit Parkinson
Penyakit parkinson merupakan penyakit yang disebabkankan oleh adanya gangguan pada sistem saraf pusat yang memberikan pengaruh pada gerak tubuh. Salah satu gejala parkinson adalah tremor pada salah satu tangan. Konsumsi jus ciplukan secara rutin dipercaya dapat menurunkan gejala tremor tersebut.

2. Menurunkan kolesterol
Jika Anda merasakan gejala seperti sering kesemutan, nyeri leher dan punggung, mudah lelah, hilang keseimbangan, ketidakstabilan emosi, hingga pembengkakan, Anda perlu waspada karena gejala tersebut mungkin mengindikasikan tingginya kolesterol dalam tubuh. Masalah kolesterol memang merupakan salah satu masalah yang paling banyak ditemui di masyarakat. Tingginya kolesterol jahat di dalam tubuh perlu diwaspadai karena dapat memicu berbagai penyakit kardiovaskular seperti serangan jantung koroner hingga stroke. Agar dapat terhindar dari penyakit berbahaya tersebut, Anda bisa mengonsumsi ciplukan untuk membantu menetralkan kadar kolesterol dalam tubuh.

3. Penyakit kuning
Penyakit kuning adalah penyakit yang menyebabkan perubahan warna kulit menjadi kuning akiibat tingginya kadar zat bilirubin dalam darah. Penyakit ini umumnya dialami bayi, terutama yang baru lahir, tetepi dalam beberapa kondisi juga bisa menyerang orang dewasa. Kandungan senyawa antioksidan seperti fisalin, saponin, flavonoid, dan polifenol yang ada di dalam ciplukan dipercaya dapat membantu mengatasi penyakit kuning ini.

4. Mengatasi epilepsi
Penyakit epilepsi disebabkan oleh tertanggunnya aktivitas sel saraf di otak sehingga menyebabkan penderita mengalami kejang. Penyebab epilepsi bermacam-macam bisa akibat faktor genetik atau cedera otak akibat trauma. Gejala epilepsi akibat genetik bisa terlihat sejak usia dini.
Pengobatan epilepsi dapat menggunakan obat-obatan maupun dengan cara diet tertentu. Sebagai pendamping terapi untuk epilepsi, Anda bisa mengonsumsi buah ciplukan sebanyak 8-10 buah per hari untuk menurunkan gejala.

5. Menurunkan kadar gula darah
Hiperglikemia atau kondisi tingginya kadar gula darah adalah kondisi yang umumnya dialami oleh penderita diabetes. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa daun ciplukan memiliki aktivitas anithiperglikemia sehingga dapat menurunkan kadar gula darah. Tanaman ciplukan bekerja langsung memengaruhi kerja insulin.

6. Menjaga kerja saluran kemih
Manfaat ciplukan selanjutnya adalah untuk menjaga kerja saluran kemih. Ciplukan dapat menjadi salah satu obat diuretik yang dapat memperlancar buang air kecil, mencegah infeksi saluran kemih, dan juga mencegah batu kandung kemih. Sumber lain juga menyatakan bahwa daun ciplukan memiliki manfaat untuk menyembuhkan kencing nanah atau gonore.

7. Mengatasi infeksi kulit
Infeksi kulit yang menyebabkan luka terbuka di kulit biasa disebut dengan borok. Penyebabnya bermacam-macam mulai dari infeksi bakteri hingga kondisi tertentu seperti diabetes. Daun ciplukan bisa menjadi salah satu pilihan untuk mengatasi borok. Hal ini disebabkan karena beberapa kandungan tanaman ciplukan memiliki sifat antiinflamasi.

Cara menggunakannya sangat mudah yaitu hanya dengan membalurkan luka dengan daun ciplukan yang sudah ditumbuk hingga halus. Tunggu daun hingga menyerap ke kulit, lalu kemudian bilas dengan air bersih. Selain mengobati infeksi kulit terbuka, Anda juga bisa mencoba mengobati bisul dengan resep yang sama.

8. Obat nyeri untuk penyakit lupus
Manfaat ciplukan selanjutnya adalah sebagai obat pereda nyeri. Selain memiliki sifat antihiperglikemik dan juga antiinflamasi, ciplukan ternyata juga memiliki efek analgesik atau antinyeri. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa ekstrak ciplukan bahkan bisa mengatasi nyeri yang dirasakan oleh penderita penyakit lupus.

9. Mengatasi nyeri sendi dan rematik
Masih tentang manfaat ciplukan sebagai obat nyeri, ciplukan juga dapat dicoba untuk mengatasi nyeri sendi dan rematik. Cara mengetasi nyeri sendi dan rematik dengan ciplukan adalah dengan menggunakan daun ciplukan untuk mengompres bagian yang terasa nyeri. Tumbuk daun ciplukan dan campurkan dengan sedikit kapur sirih, baru kemudian balurkan ke tubuh.

10. Mengatasi beberapa masalah saluran pernapasan
Terdapat beberapa manfaat ciplukan untuk saluran pernapasan. Mengonsumsi air rebusan daun ciplukan secara rutin diklaim mampu untuk mencegah asma kambuh. Selain itu, kandungan antibakteri dalam tanaman ciplukan juga dipercaya dapat mencegah perkembangan bakteri penyebab tuberkulosis atau TBC. Manfaat ciplukan lainnya untuk saluran pernapasan adalah dapat mencegah penyakit paru-paru basah.

11. Sebagai obat penambah darah
Ciplukan atau cecendet juga dipercaya mampu menjadi obat penambah darah. Jika Anda mengalami gejala seperti lelah, pusing, limbung, sesak nafas, dan detak jantung cepat, kemungkinan Anda terserang Anemia. Meminum rebusan daun ciplukan dipercaya dapat meningkatkan produksi sel darah merah sehingga gejala tersebut dapat teratasi.

Itu dia beberapa manfaat ciplukan yang paling populer. Penggunaan tanaman herbal untuk mengobati berbagai penyakit memang dianggap lebih ekonomis dan juga lebih minim risiko. Hingga saat ini juga belum ditemukan efek samping dari penggunaan tanaman ciplukan untuk obat.

Meskipun begitu, jika Anda sedang menjalani pengobatan tertentu, sebaiknya konsultasikan dengan dokter Anda tentang penggunaan ciplukan sebagai pengobatan pendamping. Hal ini bertujuan untuk mencegah terjadinya interaksi obat yang bisa menurunkan efektivitas obat. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat!

Manfaat Daun dan Buah Ciplukan Beserta Efek Samping
Di Indonesia, pastilah banyak yang mengenal tanaman semak satu ini. Ya, ciplukan! Tanaman liar yang dahulu kerap diabaikan namun kini telah naik kasta karena kelangkaan dan manfaatnya yang begitu besar bagi kesehatanLantas, apa saja manfaat ciplukan, baik daun ataupun buahnya? Mari, kita bahas lebih jauh!

Kandungan Buah dan Daun Ciplukan
Ciplukan (Physalis angulata L.) sebenarnya tumbuhan yang berasal dari kawasan tropis Amerika Latin yang kemudian tersebar luas ke berbagai penjuru dunia termasuk Indonesia. Di Indonesia sendiri, ciplukan kerap dijumpai di daerah persawahan, pinggir kebun hingga di tepi hutan. Sayangnya, keberadaan ciplukan saat ini sudah jarang ditemukan. Kelangkaannya ini membuat harga buah ciplukan melambung tinggi, hingga mencapai 250-500 ribu rupiah per kilogramnya! Tingginya harga jual buah ciplukan saat ini kontan membuat banyak masyarakat mengernyitkan dahi. Bagaimana tidak, buah ciplukan yang dahulu dapat dipetik secara gratis kini harus ditembus dengan harga yang cukup fantastis.

Meski begitu, mahalnya harga buah ciplukan saat ini bisa jadi sebanding dengan manfaatnya bagi kesehatan. Sebab di dalam ciplukan, baik buah dan daunnya, terkandung berbagai senyawa penting. Beberapa diantaranya seperti saponin, flavonoid, polifenol, fisalin, asam sitrun, asam malat, alkaloid, tanin, kriptoxantin dan vitamin C yang kesemuanya memiliki andil besar terhadap kesehatan.

Apa saja Manfaat Daun dan Buah Ciplukan bagi Tubuh?
Manfaat daun dan buah ciplukan begitu beragam diantaranya seperti zat antioksidannya yang mampu mencegahbeberapa penyakit kronis, efek anti-inflamasinya yang dapat menjaga kesehatan jantung hingga dapat dijadikan alternatif pengobatan bagi penderita kanker payudara.

Berikut manfaat daun dan buah ciplukan selengkapnya:
1. Kaya akan Antioksidan
Manfaat daun dan buah ciplukan banyak berasal dari kandungan antioksidannya yang begitu tinggi sehingga layak dijadikan sebagai sumber alami dalam mencegah beberapa penyakit kronis. Zat antioksidan seperti karotenoid dan polifenol dalam buah ciplukan mampu menetralkan radikal bebas yang masuk ke dalam tubuh. Bahkan berdasarkan hasil penelitian, kombinasi karotenoid dan polifenol yang terkandung dalam buah ciplukan mampu menghentikan penyebaran berbagai jenis kanker. Berkat kemampuannya tersebut, di beberapa negara, buah ciplukan direkomendasikan sebagai sumber makanan alami antikanker dan sumber makanan yang mampu menjaga sistem kekebalan tubuh.

2. Memiliki Efek Anti-Inflamasi
Tidak hanya buahnya, manfaat daun ciplukan pun dapat dirasakan untuk membantu mengurangi peradangan, sebab daun ciplukan memiliki efek anti-inflamasi dan analgesik yang mampu menenangkan sekaligus mempercepat penyembuhan. Berbagai masalah kesehatan seperti radang sendiasam urat dan wasir dapat diatasi dengan memanfaatkan daun ciplukan. Tak cukup sampai disitu, daun ciplukan juga memiliki khasiat yang mampu meningkatkan kesehatan jantung dan membantu mencegah atau pun memperlambat perkembangan aterosklerosis dan penyakit jantung koroner.

3. Menurunkan Kadar Kolesterol
Kadar kolesterol dalam darah yang tinggi acap kali menjadi penyebab terjadinya hipertensi dan penyakit jantung. Oleh karena itu, para pemilik kolesterol tinggi disarankan untuk memperbanyak olahraga dan menjaga asupan makanannya agar kadar kolesterol jahat dalam darah tidak semakin melonjak. Namun siapa sangka, di dalam buah ciplukan terkandung asam oleat dan linoleat yang terbukti ampuh dalam menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) sekaligus meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL). Membuatnya wajib di konsumsi para pemilik kolesterol tinggi.

4. Cocok Dijadikan Makanan Diet
Pusing dengan berat badan berlebih yang tak kunjung turun? Tak ada salahnya mencoba manfaat daun dan buah ciplukan yang satu ini. Buah ciplukan termasuk makanan berkalori rendah, hanya ada sekitar 53 kalori per 100 gramnya. Di tambah lagi, kandungan nutrisi di dalam daun dan buah ciplukan yang terbilang mampu membantu mencukupi nutrisi harian yang dibutuhkan. Jadi, sangat cocok dijadikan menu diet untuk menurunkan berat badan.

5. Membantu Proses Regenerasi dan Perbaikan Sel Tubuh
Dalam diskusi makanan kesehatan, mungkin kita masih jarang mendengar adanya senyawa withanolides. Wajar memang, mengingat tidak semua tumbuhan mengandung senyawa ini. Hebatnya, senyawa yang termasuk bioaktif steroid ini terkandung di dalam buah ciplukan. Lantas, apa yang membuat senyawa withanolides istimewa? Withanolides termasuk zat antioksidan dan bersifat anti-inflamasi. Senyawa organik ini mampu merangsang terjadinya apoptosis atau kematian sel terprogram sehingga dapat menghilangkan sel yang tidak diinginkan dan meminimalisir jumlah sel yang terlalu banyak, termasuk sel yang berbahaya bagi tubuh seperti sel kanker. Apoptosis memiliki peranan penting dalam berbagai proses biologi. Dan kemampuan hebat nan istimewa ini dimiliki oleh ciplukan yang kehadirannya dahulu kerap kita abaikan. Luar biasa bukan!

6. Obat Herbal Kanker Payudara
Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan fakta bahwa, ekstrak daun ciplukan memiliki efek sitotoksik yang mampu menginduksi kematian pada sel kanker payudara. Dengan kata lain, ciplukan mampu dijadikan alternatif pengobatan penderita kanker payudara yang lebih aman, terjangkau, dan efektif.

7. Membantu Menurunkan Gula Darah
Daun ciplukan disinyalir memiliki kemampuan anti hiperglikemi alias mampu menurunkan kadar gula darah. Beberapa senyawa yang ditemukan dalam daun ciplukan diketahui dapat memperlambat proses pemecahan dan penyerapan karbohidrat sehingga dapat meringankan fungsi insulin dalam mengatur regulasi glukosa darah agar selalu dalam batas fisiologis.

8. Obat Herbal Tuberkulosis
Berdasarkan beberapa hasil uji aktivitas yang telah dilakukan, diketahui bahwa ternyata ekstrak murni daun ciplukan dapat menghambat pertumbuhan Mycobacterium tuberculosis sehingga berpeluang besar untuk dikembangkan lebih jauh sebagai obat herbal tuberkulosis.

9. Membantu Menjaga Kesehatan Hati dan Ginjal
Manfaat buah ciplukan satu ini terkait erat dengan salah satu senyawa anti bakteri dalam buah ciplukan yang di duga mampu mempromosikan degradasi dan penyerapan fibrosis hati serta mampu menyingkirkan kelebihan lemak, garam dan racun dari sistem limfatik.

10. Menjaga Kesehatan Mata
Buah ciplukan memiliki kandungan karotenoid yang tinggi sehingga patut dikonsumsi untuk menjaga kesehatan mata. Karotenoid dalam buah ciplukan dapat mengurangi stres oksidatif dalam sistem okular, mencegah timbulnya katarak juga degenerasi makula terkait usia.

11. Meningkatkan Imunitas Tubuh
Kehadiran vitamin C semakin melengkapi kehebatan dari manfaat daun dan buah ciplukan yang begitu besar bagi kesehatan. Vitamin C dalam ciplukan bersifat antioksidan dan mampu merangsang produksi sel darah putih yang merupakan bagian dari sistem imunitas tubuh. Selain itu, vitamin C juga memainkan peran penting dalam proses pembentukan kolagen, yakni suatu protein yang membantu mendukung tendon, ligamenpembuluh darah hingga membantu menjaga kesehatan kulit dan organtubuh lain secara keseluruhan.

Bagaimana Cara Mengonsumsi Daun dan Buah Ciplukan?
Untuk konsumsi buah ciplukan, sebaiknya langsung di makan segar tanpa perlu di olah terlebih dahulu. Makanlah buah ciplukan 5 hingga 10 butir setiap hari.
Untuk olahan daunnya, dapat dijadikan ramuan dengan cara merebus 15-20 lembar daun ciplukan ke dalam 3 gelas air. Biarkan mendidih hingga tersisa kira-kira 1 gelas air. Saring, kemudian minumlah sehari sekali atau sesuai kebutuhan.

Apakah ada Efek Sampingnya?
Sejauh ini, dari beberapa hasil penelitian yang telah dilakukan, masih belum ditemukan adanya efek samping serius dari konsumsi ciplukan, baik dari daun, buah bahkan hingga batang dan akarnya. Hal ini menandakan bahwa, ciplukan aman untuk dikonsumsi.

Ciplukan benar-benar memiliki manfaat yang luar biasa bagi kesehatan. Bahkan, hampir semua bagian dari pohonnya memiliki manfaat besar. Membudidayakan ciplukan di pekarangan rumah nampaknya menjadi cara pintar dalam memetik semua manfaatnya sekaligus menyiasati harganya yang kini melambung tinggi.

Sumber : Google Wikipedia

Rabu, 15 Mei 2019

KHASIAT DAUN KERSEN

DAUN KERSEN

DAUN KERSEN
Orientasi
Anda tentunya mengenal pohon kersen (Muntingia calabura) atau yang dikenal juga dengan pohon seri. Selain buahnya enak untuk disantap, ternyata manfaat daun kersen baik untuk kesehatan, lho. Tanaman kersen pada dasarnya bisa digolongkan sebagai jenis tanaman liar karena tumbuh bebas tanpa dibudidayakan.

Pohon kersen biasanya tumbuh di pekarangan rumah bersama dengan rumput liar lainnya. Pohon kersen memiliki ciri khas yaitu buahnya yang berwarna merah dan berbuah tanpa mengenal musim. Buahnya juga memiliki rasa manis yang khas sehingga banyak disukai. Tapi jangan hanya mengambil buahnya saja kali ini, karena daun kersen juga memiliki manfaaf. Yuk, cari tahu tentang manfaat daun kersen!

Kandungan Daun Kersen
Daun kersen memiliki manfaat tentunya bukan tanpa alasan. Manfaat daun kersen ini didapatkan dari berbagai kandungan senyawa yang ada di dalamnya. Beberapa kandungan dalam daun kersen merupakan senyawa yang sangat penting bagi tubuh. Kandungan dalam daun kersen antara lain adalah air, karbohidrat, lemak, protein, serat, kalsium, fosfor, zat besi, karoten, riboflavin, dan niacin. Daun kersen juga memiliki kandungan lain seperti flavonoid, saponin, tanin, juga steroid.
Melihat dari kandungan yang ada dalam daun kersen, tentunya sudah tidak diragukan bahwa daun ini memang menyimpan banyak sekali manfaat. Salah satu manfaat daun kersen secara umum adalah sebagai antioksidan, antibakteri dan antiinflasmasi.

Daftar Manfaat Daun Kersen untuk Kesehatan
Setelah mengetahui tentang kandungan dari daun kersen, sekarang saatnya untuk mengetahui lebih detail tentang manfaat daun kersen. Apa saja manfaat daun kersen untuk kesehatan?

1. Mengontrol kadar kolesterol
Manfaat daun kersen yang pertama adalah dapat menurunkan kada kolesterol jahat. Berdasarkan sebuah penelitian, terbukti bahwa daun kersen dapat menurunkan sintesis kolesterol dan membantu menurunkan penimbunan lemak dalam pembuluh darah. Manfaat daun kersen yang satu ini kemungkinan didapatkan dari kandungan saponin dan flavonoid yang ada dalam daun kersen. Kedua senyawa ini memang sudah banyak diteliti mampu untuk menurunkan kadar kolestersol dalam darah. Menurunnya kadar kolesterol jahat dalam darah akan berguna untuk menghindarkan kita dari berbagai penyakit kardiovaskular.

2. Mengobati diabetes
Selain mampu menurunkan kolesterol jahat, manfaat daun kersen lainnya adalah sebagai antidiabetes. Masih berkaitan dengan kandungan flavonoid dan saponin di dalamnya, kedua kandungan ini juga ternyata mampu untuk membantu seksresi hormon insulin dalam tubuh. Seperti yang kita ketahui bahwa hormon insulin adalah hormon yang mengontrol kadar gula dalam darah. Daun kersen bisa membantu mengontrol gula darah sehingga baik digunakan untuk mencegah diabetes kambuh dan bisa dijadikan pencegahan untuk Anda yang memiliki potensi daibetes.

3. Antikanker
Manfaat daun kersen selanjutnya adalah sebagai antikanker dan juga tumor. Kandungan senyawa tanin, saponin, dan flavinoid dalam daun kersen merupakan senyawa-senyawa antoksidan yang mampu menangkal radikal bebas, yang merupakan salah satu pemicu kanker.

4. Antibakteri
Bakteri adalah jenis mikroorganisme yang bisa menyebabkan berbagai infeksi dalam tubuh. Sifat antibakteri ternyata juga merupakan salah satu manfaat daun kersen. Sebuah penelitian menyatakan bahwa ekstrak daun kersen mengandung senyawa flavonoid berupa flavonol, flavon da auron, yang terbukti memiliki daya antibakteri terhadap beberapa bakteri. Bakteri yang terbukti bereaksi pada ekstrak daun kersen antara lain seperti E. Coli, P. aeruginosa, S. aureus dan B. Subtilis. Setiap bakteri menyebabkan infeksi yang berbeda. Bakteri E. Coli merupakan bakteri utama penyebab diare. Selanjutnya bakteri P. Aeruginosa penyebab otitis internal. Bakteri S. Aureus bisa menginfeksi saluran pernapasan dan juag kulit. Serta bakteri B. Subtilis yang umumnya menyebabkan kerancunan makanan.

5. Anti peradangan
Manfaat daun kersen selanjutnya adalah dapat dijadikan sebagai obat antiinflamasi atau antiperadangan. Fungsi ini pada dasarnya masih berhubungan dengan poin sebelumnya. Daun kersen yang aktif melawan bakteri membuat daun kersen dapat bertindak sebagai agen antiinflamasi. Anda bisa menjadikan daun kersen sebagai salah satu obat alternatif untuk mengatasi peradangan seperti radang tenggorokan atau bisa juga mengobati peradangan pada kulit. Selain meredakan peradangan, daun kersen juga dipercaya mampu untuk mengurangi nyeri pada tubuh.

6. Mencegah tekanan darah tinggi
Beberapa sumber juga mengakatakan bahwa daun kersen memiliki manfaat untuk darah tinggi. Penyakit darah tinggi bisa dikatakan sebagai salah satu penyakit yang berbahaya karena bisa memicu penyakit lainnya seperti jantung dan stroke. Daun kersen memiliki manfaat untuk mencegah darah tinggi kambuh. Namun jika tekanan darah tinggi sudah terlanjut kambuh dan sudah parah, obat herbal ini efektivitasnya akan menurun.

7. Meningkatkan daya tahan tubuh
Berdasarkan manfaat daun kersen yang sudah disebutkan di atas, dapat dikatakan bahwa daun kersen memiliki manfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Kandungan antioksidan dan vitamin yang ada dalam daun kersen membuat daun ini mampu memelihara tubuh dan menghindarkan kita dari berbagai penyakit.

Cara Mengolah Daun Kersen
Bagaimana cara mendapatkan manfaat dari daun kersen? Daun kersen belum tersedia ekstraknya dalam bentuk suplemen. Pada dasarnya daun kersen tidak sulit untuk didapatkan, tetapi jika ingin mempersingkat waktu Anda juga bisa langsung membelinya. Daun kersen dijual dalam bentuk masih segar dan juga dalam bentuk kering. Terdapat beberapa cara menggunakan daun kersen untuk obat herbal seperti berikut ini:

1. Direbus
Cara pertama untuk menggunakan daun kersen adalah direbus. Caranya adalah dengan merebus segenggam daun kersen dengan dua gejas air. Tunggu hingga mendidih dan air tersisa setengahnya. Anda bisa meminum 2 hingga 3 gelas air rebusan ini setiap harinya.

2. Diseduh
Cara kedua adalah dengan menyeduh daun kersen yang sudah dikeringkan. Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya bahwa tersedia daun kersen kering yang beredar di pasaran. Sama seperti rebusan daun kersen, teh daun kersen juga sebaiknya dikonsumsi sebanyak 2 hingga 3 gelas per hari.

3. Dibuat jus
Semakin tinggi konsentrasi ekstrak daun kersen, maka efek pengobatannya semakin tinggi. Anda juga bisa membuat jus daun kersen untuk mendapatkan manfaatnya. Jus daun kersen dipercaya memiliki kandungan senyawa-senyawa penting yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan direbus atau dikeringkan.

4. Sebagai obat luar
Daun kersen juga bisa berfungsi sebagai obat luar yang bisa mengobati berbagai peradangan pada kulit. Cara menggunakannya sangat mudah, Anda bisa meremas, menumbuk, atau bahkan menghancurkan daun kersen menggunakan blender. Jika daun sudah hancur, segera aplikasikan ke bagian kulit yang mengalami peradangan. Jika menginginkan hasil yang lebih cepat, lakukan 3 kali sehari.

Daun kersen sangat mudah didapat dan ternyata manfaatnya juga sangat banyak untuk tubuh. Tapi yang perlu diingat adalah bahwa masih harus dilakukan penelitian lebih lanjut untuk penggunaan tanaman satu ini sebagai obat. Anda bisa berkonsultasi dengan dokter tentang penggunaan daun kersen sebagai pengobatan pendamping untuk penyakit Anda.

Sebaiknya jangan gunakan obat ini dalam jangka waktu yang panjang, karena belum diketahui efek samping yang mungkin muncul dari penggunaan daun ini. Selain itu, belum ditemukan studi lebih lanjut tentang penggunaan daun ini sebagai obat pada anak-anak, ibu hamil, dan ibu menyusui, sehingga penggunaannya tidak disarankan.

Sumber : Google Wikiedia

Selasa, 14 Mei 2019

KHASIAT DAUN BELUNTAS

KHASIAT DAUN BELUNTAS

Orientasi
Semua orang pasti ingin menghindari yang namanya Bau Badan (BB). Nah, karena dengan bau badan tak sedap membuat kita tidak bisa percaya diri (PD), atau bahkan bisa dijauhi oleh rekan dan orang disekitar kita. Bau badan sendiri muncul diakibatkan oleh keluarnya keringat yang berlebih dibagian-bagian tubuh kita. Namun biasanya bau badan timbul ketika keringat berlebih yang keluar didaerah ketiak.

Banyak cara untuk mencegah bau badan seperti contohnya dengan mandi yang besih, memakai deodoran dan menghindari asupan makanan yang bisa menimbulkan bau badan muncul kembali. Kemudian bagaimana cara menghilangkan bau badan pada tubuh kita yang terlanjur menempel ? Beluntas (Pluchea indica), tanaman ini merupakan salah satu pengobatan untuk menghilangkan bau badan secara alami dan tradisional.

Manfaat Daun Beluntas Untuk Bau Badan
Tubuh mengeluarkan keringat sebagai cara membuang zat sisa metabolisme dan mengatur suhu tubuh. Pengeluaran keringat merupakan hal yang wajar, apalagi saat seseorang sedang memasuki masa pubertas atau setelah melakukan aktivitas. Yang menjadi masalah adalah ketika keringat dapat menimbulkan bau badan yang tidak sedap. Saat keringat ada dipermukaan kulit, bakteri yang ada di kulit berkembang biak dengan menguraikan urea yang ada di keringat dan mengeluarkan bau tidak sedap. Proses penguraian inilah yang menyebabkan bau tidak sedap.

Biasanya untuk mengurangi bau badan digunakan deodorant atau anti-perspirant. Deodorant bekerja dengan menyamarkan bau badan. Oleh karena itu meskipun menggunakan deodorant terkadang bau badan masih tercium. Anti-perspirant bekerja dengan menghambat pengeluaran keringat dengan menutup pori pori kulit.  Hal ini dapat menyebabkan keringat terjebak didalam tubuh dan memicu penyakit lain. Cara yang lebih aman adalah dengan menggunakan bahan bahan alami.


Khasiat dan cara penggunaan daun beluntas untuk menghilangkan bau badan antara lain:

Ø Mengurangi bau badan
Daun beluntas memiliki bau yang menyegarkan karena adanya kandungan minyak atsiri. Kandungan minyak atsiri ini dapat digunakan untuk menghilangkan bau badan yang tidak sedap. Cara penggunaannya dengan merebus daun beluntas dan menggunakannya untuk mandi. Menurut penelitian, ekstrak daun beluntas dengan kadar 5% dapat menghambat pertumbuhan bakteri yang menguraikan kandungan keringat pada kulit.
Artikel terkait:

Ø Melancarkan jalan keringat
Manfaat daun beluntas untuk bau badan dapat memperlancar pengeluran keringat dari kelenjar keringat di dalam kulit. berbeda dengan kandungan alumunium dalam anti-perspirant dan deodorant, daun beluntas tidak menghambat pengeluran keringat dengan menutupi pori pori. Sehingga tidak ada keringat yang terjebak di dalam kulit dan membuat bakteri berkembang biak.

Cara konsumsi daun beluntas  dapat menggunakan ekstraknya sebagai air bilasan saat mandi, dijadikan teh atau dimakan langsung sebagai lalapan. Cara konsumsi yang paling sering adalah sebagai dimakan langsung atau dikukus sebagai lalapan. Pembuatan teh daun beluntas untuk mengurangi bau badan ada dua cara, sebagai berikut :

Cara 1:
Ø Bersihkan 10 lembar daun beluntas.
Ø Potong potong daun belantas
Ø Tambahkan dengan 5 gelas air putih
Ø Didihkan sampai menjadi 3 gelas
Ø Minum saat pagi, siang, dan sore.

Cara 2:
Ø Bersihkan lalu keringkan 10 lembar daun belantas
Ø Potong kecil kecil daunnya
Ø Seduh dengan air panas
Ø Minum saat pagi, siang, dan sore.

Untuk mengurangi bau badan yang tidak sedap, biasakan mengonsumsi daun beluntas setiap hari, baik sebagai lalapan, teh maupun digunakan sebagai air mandi. Selain itu kebersihan badan harus selalu dijaga. Biasakan mandi teratur 2 kali sehari untuk mengurangi perkembangan bakteri penyebab bau badan. semoga bermanfaat.

Sumber : Google Wikipedia

KABUPATEN ASAHAN PROVINSI SUMATERA UTARA

    KABUPATEN ASAHAN PROVINSI SUMATERA UTARA Orientasi Asahan ( Jawi : اسهن ) adalah sebuah kabupaten yang terletak di provinsi S...