Kamis, 07 Februari 2019

KHASIAT BUAH NAGA

BUAH NAGA

Orientasi
Buah naga (Inggris: pitaya) adalah buah dari beberapa jenis kaktus dari marga Hylocereus dan Selenicereus. Buah ini berasal dari Meksiko, Amerika Tengah dan Amerika Selatan namun sekarang juga dibudidayakan di negara-negara Asia seperti Taiwan, Vietnam, Filipina, Indonesia dan Malaysia. Buah ini juga dapat ditemui di Okinawa, Israel, Australia utara dan Tiongkok selatan. Hylocereus hanya mekar pada malam hari.

Pada tahun 1870 tanaman ini dibawa orang Perancis dari Guyana ke Vietnam sebagai tanaman hias. Oleh orang Vietnam dan orang Cina buahnya dianggap membawa berkah. Oleh sebab itu, buah ini selalu diletakkan di antara dua ekor patung naga berwarna hijau di atas meja altar. Warna merah buah terlihat mencolok di antara warna naga-naga yang hijau. Dari kebiasaan inilah buah itu di kalangan orang Vietnam yang sangat terpengaruh budaya Cina dikenal sebagai thang loy (buah naga). Istilah Thang loy kemudian diterjemahkan di Eropa dan negara lain yang berbahasa Inggris sebagai dragon fruit (buah naga).

Varietas
Nama buah naga merujuk pada buah-buah yang dapat dimakan dari tumbuhan jenis:
Hylocereus undatus, yang buahnya berwarna merah dengan daging buah putih.
Hylocereus polyrhizus, yang buahnya berwarna merah muda dengan daging buah merah.
Selenicereus megalanthus dengan kulit buah kuning dan daging buah putih.
Hylocereus costaricensis, buah naga dengan warna buah yang sangat merah.

Morfologi
Morfologi tanaman buah naga terdiri dari akar, batang, duri, bunga, dan buah. Akar buah naga hanyalah akar serabut yang berkembang dalam tanah pada batang atas sebagai akar gantung. Akar tumbuh di sepanjang batang pada bagian punggung sirip di sudut batang. Pada bagian duri, akan tumbuh bunga yang bentuknya mirip bunga Wijayakusuma. Bunga yang tidak rontok berkembang menjadi buah. Buah naga bentuknya bulat agak lonjong seukuran dengan buah alpukat. Kulit buahnya berwarna merah menyala untuk jenis buah naga putih dan merah, berwarna merah gelap untuk buah naga hitam, dan berwarna kuning untuk buah naga kuning. Di sekujur kulit dipenuhi dengan jumbai-jumbai yang dianalogikan dengan sisik naga. Oleh sebab itu, buah ini disebut buah naga.

Batangnya berbentuk segitiga, durinya sangat pendek dan tidak mencolok, sehingga sering dianggap "kaktus tak berduri". Bunganya mekar pada awal senja jika kuncup bunga sudah berukuran sekitar 30 cm. Mahkota bunga bagian luar yang berwarna krem, mekar sekitar pukul sembilan malam, lalu disusul mahkota bagian dalam yang putih bersih, meliputi sejumlah benang sari yang berwarna kuning. Bunga seperti corong itu akhirnya terbuka penuh pada tengah malam, karena itu buah naga dikenal sebagai night blooming cereus. Saat mekar penuh, buah naga menyebar bau yang harum. Aroma ini untuk memikat kelelawar, agar menyerbuki bunga buah naga.

Pembudidayaan Buah Naga
Pada umumnya, buah naga dibudidaya dengan cara stek atau penyemaian biji. Tanaman akan tumbuh subur jika media tanam porous (tidak becek), kaya akan unsur hara, berpasir, cukup sinar matahari dan bersuhu antara 38-40 °C. Jika perawatan cukup baik, tanaman akan mulai berbuah pada umur 11-17 bulan. Buah naga sangat adaptif dibudidaya di berbagai daearah dengan ketinggian di 0–1200 m dpl. Hal terpenting adalah mendapatkan sinar matahari yang cukup merupakan syarat pertumbuhan buah naga merah.

Buah naga dapat berkembang dengan kondisi tanah dan ketinggian lokasi apapun, namun tumbuhan ini cukup rakus akan unsur hara, sehingga apabila tanah mengandung pupuk yang bagus, maka pertumbuhannya akan baik. Dalam waktu 1 tahun, pohon buah naga dapat mencapai ketinggian 3 meter lebih. Berdasarkan beberapa sumber, buah naga belum banyak dibudidayakan di Indonesia. Sementara ini, daerah Mojokerto, Jember, Malang, Pasuruan, Banyuwangi, Ponorogo, Wonogiri, Kalibawang, Kulon Progo, Batam dan Bandung merupakan daerah yang telah membudidayakan tanaman ini.

Konsumsi
Buah naga harus dibelah hingga daging buahnya terlihat ketika akan dikonsumsi. Tekstur buahnya sering disamakan dengan buah kiwi karena bijinya yang hitam dan renyah. Daging buahnya terasa agak manis ketika dimakan dan memiliki kandungan kalori yang rendah. Biji buah naga memiliki rasa pedas serta kaya akan lipid serta dimakan bersama dengan daging buahnya, namun bijinya harus dikunyah karena sulit dicerna oleh tubuh. Selain dimakan langsung, buah naga juga dapat diolah menjadi berbagai bentuk makanan dan minuman seperti sup, salad, keripik, agar-agar, jus buah, bubur mutiara, dan sebagainya.

Manfaat Buah Naga
Buah naga merah sebagai salah satu buah yang memiliki banyak manfaat untuk membantu mengatasi dan membantu menyembuhkan berbagai penyakit. Mulai dari batang buah naga, daging buah naga, sampai dengan kulit buah naga juga memiliki banyak kandungan vitamin dan zat yang sangat bermanfaat. Dokter juga sangat merekomendasikan buah naga merah, sebagai buah konsumsi yang bisa di gunakan untuk terapi dalam penyembuhan suatu penyakit.
Berikut ini beberapa manfaat dari buah naga:
1.   Buah naga merah membantu menyembuhkan penyakit kanker, kandungan vitamin kompleksnya, sudah direkomendasikan oleh dokter sebagai buah terapi penyembuhan kanker.
2.   Mempercantik penampilan, dengan kandungan vitamin C nya yang tinggi, buah naga merah membantu menjaga kesehatan kulit, bahkan buah dan kulitnya juga bisa digunakan sebagai bahan lulur.
3.    Karena rasa manis buah naga merah bukan berasal dari glukosa, maka buah naga merah juga bisa untuk membantu menyembuhkan penyakit diabetes.
4.      Menjaga kesehatan dan stamina, dengan kandungan antioksidan dan vitaminnya.
5.     Mencegah penyakit osteoporosis atau pengapuran tulang, karena buah naga merah mengandung banyak kalsium organik.
6.   Mengandung vitamin B3 yang berfungsi untuk menurunkan kadar kolesterol dan untuk menyembuhkan penyakit batuk dan asma hingga dapat mengatasi tekanan darah tinggi.

Hama dan Penyakit
Hama yang ditemukan dalam buah naga bug bertepung (Hemiptera: Pseudococcidae) spesies Pseudococcus jackbeardsleyi, Ferrisia virgata, dan Planococcus sp, kutu daun (Hemiptera: Aphididae).. Spesies Aphis gossypii, Branchycaudus helichrysi, dan Toxoptera odinae, semut (Hymenoptera: Formicidae) spesies Oecophylla sp, Camponotus sp, Euprenolepis sp, dan Polycharis sp, belalang (Orthoptera: Acrididae) spesies Valanga sp, Oxya sp, dan Atractomorpha sp, tungau (Acarina: Tetranycidae); bekicot (Acathina fulica) , dan burung. Ayam tidak dianggap sebagai hama, namun mereka dapat menyebabkan kerusakan parah pada buah jika mereka diizinkan untuk hadir di kebun. Penyakit yang ditemukan dalam buah naga adalah ganggang merah karat (Cephaleuros sp.), Anggur tempat oranye (Fusarium sp.), Anggur putih (Botryosphaeria sp. Dan Phomopsis sp.), Batang hawar (Helminthosporium sp.) Dan antraknosa (Colletotrichum sp.) , Dothiorella spot, kecoklatan busuk batang, batang menguning, busuk buah (Colletotrichum sp. dan Helminthosporium sp.) Buah jeruk spot (Alternaria sp.). Sebuah penyakit bercak hitam pada batang belum diidentifikasi. Hama dan penyakit belum dikendalikan dalam sistem tertentu, mungkin karena kejadian mereka tidak mengakibatkan kerugian yang signifikan.

Buah naga, buah yang terkenal akan begitu manfaatnya bagi kesehatan tubuh manusia. Buah yang berasal dari salah satu jenis kaktus ini cukup unik. Sebelum menjadi buah, bunga buah naga mulai bersemi sejak sore hingga malam hanya untuk layu ketika terkena sinar matahari. Karena keindahan bunganya, seringkali bunga buah naga mendapat julukan moonflower atau Queen of the night

Fisik dari buahnya pun tergolong unik, mulai dari kulitnya hingga dagingnya. Beberapa mungkin terbiasa dengan penampilan buah naga dengan kulitnya yang berwarna merah, namun ada juga buah naga yang berkulit kuning dan memang hampir sama sekilas dengan nanas. Bagian dalamnya pun ada yang berwarna ungu dan ada yang berwarna putih. Tampilan bagian dalam buahnya hampir sama dengan kiwi, yakni terdapat biji hitam kecil-kecil yang juga bisa dimakan.

Buah naga ini asli dari Amerika Tengah, namun juga berkembang dan diekspor dari beberapa negara Asia Tenggara, seperti Thailand dan Vietnam. Hylocereus undatus, bahasa latin dari buah naga, merupakan buah dengan rendah kalori namun menawarkan banyak sekali nutrisi termasuk vitamin B dan C, fosfor, protein, kalsium, fiber, captin, dan antioksidan.
Beberapa orang mengira bahwa buah naga dengan daging putih dan merah berbeda, namun sebenarnya sama-sama bernutrisi bagi tubuh. Buah ini aman untuk dikonsumsi oleh siapapun, bahkan untuk ibu hamil.

Cara mengkonsumsi buah naga sangat mudah, Anda bisa membelah buah naga menjadi dua bagian, lalu keruk isinya dan makanlah. Bisa juga di blender untuk dijadikan jus buah naga.
Manfaat buah naga akan kita pelajari lebih lanjut.

Manfaat buah naga :
1.    Membantu mengurangi berat badan
Mengisi perut dengan makanan kaya akan serat serta rendah kalori yakni buah naga ini akan membuat perut Anda terus merasa kenyang tanpa perlu takut akan bertambahnya berat badan. Selan itu buah naga juga akan membuat pencernaan semakin lancar karena mengandung banyak air.

2.    Camilan sehat bagi Anda yang sedang berdiet
Sama halnya dengan poin pertama, bagi Anda yang sedang berdiet baik untuk menurunkan berat badan maupun untuk menjaga berat badan ideal Anda, mak tidak salah jika Anda memanfaatkan manfaat buah naga untuk diet. Mengkonsumsi buah naga secara teratur akan membuat perut Anda terus merasa kenyang tanpa takut tubuh akan melar.

3.    Membantu proses detoksifikasi
Sebagai sumber antioksidan, buah naga dapat mengurangi radikal bebas dalam tubuh sehingga proses detoksifikasi (pengeluaran racun dalam tubuh)akan berjalan lancar.

4.    Mampu mencegah kanker
Sama seperti buah merah lainnya, buah naga mengandung lycopene. Lycopene, yang bertanggung jawab sebagai penyedia warna merah pada buah naga, telah terbukti dapat merendahkan risiko terkena kanker prostat.

Tidak hanya lycopene, buah naga juga kaya akan antioksidan hytoalbumin yang membantu pembentukan radikal bebas karsinogenik dalam tubuh. Buah ini juga kaya serat, kalsium, fosfor, dan vitamin C dan B2, serta yang membantu mengeluarkan racun logam dari tubuh yang beberapa di antaranya dapat menyebabkan kanker.

5.    Mampu mencegah diabetes
Sifat antioksidannya ini juga berfungsi untuk mencegah terjadinya diabetes melitus karena dapat membunuh sel jahat yang biasanya dihasilkan oleh pola hidup dan pola makan yang tidak sehat. Buah naga juga aman bagi penderita diabetes karena kadar gulanya yang sangat kecil.

6.    Mampu mencegah tekanan darah tinggi dan serangan jantung
Lycopene, selain berfungsi sebagai pencegah kanker juga berfungsi sebagai penurun tekanan darah serta mencegah penyakit jantung seperti serangan jantung mendadak karena biji dari buah naga kaya akan lemak omega 3 dan omega 6 yang dapat membantu meringankan gangguan kardiovaskular.

7.    Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
Manfaat buah naga untuk sistem kekebalan tubuh merupakan efek samping dari buah naga yang banyak mengandung nutrisi dan gizi. Selain itu, dengan rajin mengkonsumsi buah naga, maka proses penyembuhan baik luka luar maupun luka luar akan semakin cepat pula.

8.    Meningkatkan nafsu makan
Vitamin B1 dan B2 yang ada pada buah naga akan membuat nafsu makan menjadi meningkat jika rutin mengkonsumsi buah naga terutama untuk anak-anak yang biasanya susah makan. Memang bertolak belakang dengan manfaat buah naga untuk diet, namun bagi Anda yang diet, cukup dengan mengganti makanan sehari-hari dengan buah naga yang juga mengenyangkan tanpa takut tubuh melar.

9.    Membantu masalah pencernaan
Untuk membersihkan pencernaan Anda, makanlah buah naga. Kandungan fiber atau serat yang tinggi dapat membantu pencernaan dan mengobati konstipasi atau sembelit. Dengan memakan dagingnya yang juga mengandung protein baik, dapat membuat badan Anda sehat dan segar.

10. Menunda penuaan dini
Manfaat buah naga untuk kecantikan adalah dengan memperlambat penuaan diri. Hal ini dikarenakan antioksidan yang akan membuat kulit tetap kencang dan beregenerasi dengan baik.

11. Membantu meringankan batuk dan asma
Biji dari buah naga kaya akan lemak omega 3 dan omega 6 yang dapat membantu meringankan gangguan respirasi sehingga bagi Anda yang menderita asma atau sedang batuk tidak berhenti-berhenti, maka akan sedikit terobati. Namun bukan juga bisa dikatakan bahwa buah naga merupakan obat dari asma.

12. Membantu pertumbuhan dan kesehatan tulang serta melancarkan peredaran darah
Kalsium yang ada dalam buah naga akan menjaga kesehatan tulang dan gigi Anda. Dan juga zat besi serta fosfor akan membantu melancarkan peredaran darah dan membantu memperbaiki jaringan yang rusak dalam tubuh.

Manfaat buah naga untuk ibu hamil :
1.    Menjaga kestabilan tekanan darah dan gula darah
Mengkonsumsi buah naga mampu untuk menjaga kestabilan tekanan darah dan gula darah pada ibu hamil sehingga dapat menghindari komplikasi kehamilan. Karena tekanan darah dan gula darah yang tinggi selama kehamilan dapat menyebabkan ibu hamil mengalami preeklamsia yang membahayakan keselamatan ibu hamil dan janin yang dikandungnya.

2.    Mampu mencegah dan mengatasi kurang darah (anemia)
Buah naga juga dapat mencegah dan mengatasi kurang darah atau anemia. Dengan mengkonsumsi buah naga, dapat mencegah anemia, sebab buah naga kaya akan zat besi sebagai penyusun utama sel darah merah.

3.    Mampu meningkatkan imunitas (kekebalan tubuh)
Buah naga mengandung vitamin C, yang berfungsi untuk meningkatkan kekebalan atau daya tahan tubuh. Dengan mengkonsumsi buah naga maka dapat mencegah serangan dari berbagai macam penyakit.

4.    Menambah tenaga dan kekuatan                  
Ibu yang sedang hamil membutuhkan lebih banyak energi (tenaga) dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Karena harus berbagi nutrisi dengan janin yang dikandungnya. Buah naga sangat bermanfaat untuk ibu hamil sebab, dalam 100 gram buah naga mengandung sekitar 9 - 14 gram karbohidrat yang berfungsi sebagai suplemen energi yang alami. Ibu hamil yang mengonsumsi buah naga akan mendapatkan tambahan tenaga dan kekuatan.

5.    Mencegah keguguran dan kelahiran prematur
Kandungan asam folat yang terdapat pada buah naga berfungsi untuk memperkuat janin, serta mencegah keguguran dan kelahiran prematur.

6.    Memperkuat tulang dan gigi
Kandungan mineral-mineral juga terdapat pada buah naga,yaitu : kalsium, magnesium, dan fosfor yang bermanfaat untuk memperkuat tulang dan gigi. Mengkonsumsi buah ini membuat ibu hamil dan janin yang dikandungnya akan memiliki tulang yang kuat dan mencegah pengeroposan tulang.

7.    Memperbaiki pencernaan
Manfaat buah naga untuk ibu hamil mampu untuk memperbaiki pencernaan. Ibu hamil mudah mengalami sembelit atau susah buang air besar, karena pengaruh hormonal dan desakan janin dalam perut. Buah naga adalah buah yang kaya akan serat yang berfungsi untuk melancarkan pencernaan dan menjaga kesehatan usus.

8.    Membantu perkembangan dan pertumbuhan janin
Manfaat buah naga untuk ibu hamil yang juga amat penting adalah membantu perkembangan janin. Sehingga bayi dapat lahir dengan keadaan normal dan sehat.

Semoga bermanfaat.

Sumber  : Google Wikipedia

Rabu, 06 Februari 2019

KHASIAT DAUN SAGA RAMBAT

DAUN SAGA RAMBAT


Orientasi
Di beberapa kalangan daunnya dimanfaatkan untuk meredakan batuk. Beberapa tangkai daun segar di rendam dalam air mendidih, setelah dingin airnya disaring dan diminum. Untuk memberikan rasa bisa ditambah gula aren secukupnya.
Abrus precatorius

Saga rambat, saga telik, atau saga areuy (Abrus precatorius) merupakan tumbuhan obat anti seriawan yang populer. Tumbuhan merambat ini, yang berbiji jingga kemerahan, juga biasa disebut sebagai saga sehingga kadang-kadang rancu dengan saga pohon (Adenanthera pavonina).

Daun tumbuhan ini, bila dikombinasikan dengan daun sirih, menjadi obat tradisional yang ampuh mengatasi seriawan. Khasiat ini berasal dari beberapa bahan aktif abrus lactone, asam abrusgenat, dan turunan metilnya. Daunnya juga mengandung glycyrrhizin.

Biji tumbuhan ini berwarna merah dengan warna hitam pada bagian yang runcing. Bijinya beracun, dan mirip dengan racun jarak pohon (ricin). Namun, di Tiongkok biji ini kadang-kadang dijadikan perhiasan sebagai lambang kasih sayang. Terdapat laporan mengenai kematian akibat proses pengolahan biji ini sebagai perhiasan.
15 Khasiat Daun Saga untuk Kesehatan dan Kecantikan

Daun Saga adalah daun yang berasal dari tanaman Saga Rambat/Saga Telik (Abrus precatorius). Tak sulit menemukan tumbuhan ini. Daun saga biasanya tumbuh liar di pekarangan, kebun bahkan di pinggir jalan sekalipun. Beberapa orang menganggap Saga Rambat sebagai tanaman gulma (pengganggu), karena sifatnya yang merambat dan menempel pada batang inangnya. Jadi tak jarang orang memilih untuk membabat atau membakarnya sampai habis. Meski begitu, banyak orang yang tidak tahu bahwa sebenarnya daun saga memiliki khasiat bagi kesehatan bahkan untuk merawat kecantikan.

Daun saga memiliki ciri khas yaitu bentuknya yang majemuk hampir menyerupai daun pohon asam, hanya bentuk daun saga cenderung bulat telur. Bunganya berwarna ungu muda dan berbentuk seperti kupu-kupu, sedangkan bijinya berukuran kecil dengan warna merah yang mengkilat. Hati-hati dengan bijinya karena diketahui mengandung racun yang berbahaya apabila tertelan.

Menurut studi farmasi, daun Saga diketahui mengandung banyak vitamin, mineral dan kandungan kimia lain yang baik untuk tubuh seperti: protein, vitamin A, B1, B6, C, kalsium oksalat, glisirizin, flisirizinat, polygalacturomic acid, pentosan, saponin dan flavonoid. Dengan segudang kandungan yang dimilikinya, maka tak heran daun Saga juga memiliki segudang khasiat yang tersembunyi. Beberapa masyarakat kita terbukti sering memanfaatkan daun saga sebagai obat untuk meredakan sariawan atau radang tenggorokan. Namun, bukan itu saja manfaat dan khasiat dari daun Saga. Mari kita tengok manfaat lainnya dari tumbuhan ini.

15 Khasiat Daun Saga untuk Kesehatan dan Kecantikan

1.    Mengobati Sariawan
Sariawan memang tidak tergolong penyakit yang berbahaya, tapi jelas sariawan adalah penyakit yang cukup menyebalkan. Sariawan atau yang dalam dunia kedokteran disebut stomatitis adalah radang pada selaput mulut bagian dalam yang menyebabkan bercak luka cekung berwarna putih yang rasanya luar biasa perih. Rasa perih inilah yang menyebalkan karena membuat penderitanya biasanya susah bicara atau mengunyah makanan. Daun saga terkenal ampuh meredakan sariawan jika dikonsumsi dengan benar dan teratur. Caranya, ambil beberapa helai daun saga lalu jemur hingga layu. Kunyah langsung daun saga tanpa ditelan. Jangan khawatir daun saga aman dikonsumsi dan rasanya pun manis. Selain itu ada cara kedua yaitu membuat obat kumur alami dengan air rebusan daun saga. Rebus 10 gram daun saga dengan 1/2 liter air sampai mendidih. Saring dan gunakan air rebusannya untuk berkumur 2-3 kali sehari.

2.    Meredakan Radang Amandel
Radang amandel adalah pembengkakan amandel/tonsil yang berada di kerongkongan karena kuman atau virus. Biasanya penyakit ini menyerang anak-anak, namun bisa juga dialami oleh orang dewasa. Gejalanya diawali dengan demam, panas tinggi, batuk & flu, sakit tenggorokan serta pembengkakan pada amandel. Untuk meredakannya, kali ini kita bisa memanfaatkan akar daun saga. Caranya, ambil dan cuci akar saga secukupnya. Kemudian rebus dengan 5 gelas air bersama satu potong kayu manis dan gula batu secukupnya sampai mendidih. Ketika air sudah berkurang setengahnya saring dan minum air rebusan tersebut 2 kali sehari pagi dan sore.

3.    Mengatasi Peradangan Mata
Radang mata biasanya ditandai dengan rasa gatal, pedih dan pegal di area mata kemudian disusul dengan pembengkakan. Daun saga juga dikenal efektif untuk mengatasi peradangan mata. Caranya sangat sederhana: ambil beberapa helai daun saga secukupnya dan giling hingga halus. Rebus dengan 2 gelas air hingga mendidih dan beruap. Kumpulkan uapnya dan gunakan sebagai obat tetes mata.

4.    Meredakan Panas Dalam
Salah satu tanda panas dalam adalah sariawan, tenggorokan kering dan bibir pecah-pecah. Berhubung di atas tadi sudah dijelaskan bahwa daun saga dipercaya ampuh meredakan sariawan, sekarang kita akan mempraktekkan cara meredakan panas dalam dengan rebusan daun saga. Ambil kira-kira 10-15 tangkai daun saga, lalu cuci sampai bersih. Rebus dengan 2 gelas air sampai mendidih dan air hanya tersisa setengahnya. Tunggu hingga mendingin lalu saring dan minum secara teratur 1 kali sehari untuk meredakan panas dalam.

5.    Mengobati Batuk Kering
Batuk kering atau batuk tidak berdahak juga penyakit yang bisa jadi cukup mengganggu. Memang banyak obat batuk khusus untuk batuk kering, tapi kebanyakan dari obat-obat itu bisa menimbulkan kantuk dan tentunya akan semakin menghalangi rutinitas. Tak ada salahnya mencoba resep alami obat batuk kering dengan tiga bahan yaitu: daun saga, daun asam dan kayu manis. Caranya, ambil beberapa helai daun saga dan daun asam secukupnya kemudian cuci sampai bersih. Rebus kedua bahan tersebut dengan sepotong kayu manis sampai mendidih. Minum air rebusan ketiga bahan tersebut sebanyak 2 kali sehari dengan takaran 1/2 gelas sekali minum untuk mengobati batuk kering.

6.    Mengobati Tekanan Darah Tinggi/Hipertensi
Daun Saga juga diketahui sangat efektif untuk menurunkan tekanan darah tinggi seseorang. Siapkan bahan-bahannya yaitu: 10 helai daun saga rambat, daun selamagi, daun kejibeling, daun pegagan dan buah waluh putih. Potong-potong buah waluh putih menjadi ukuran yang lebih kecil, masukkan empat gelas air dan rebus semua bahan yang telah disiapkan hingga air hanya tersisa sekitar 2 gelas saja. Minum dan ulangi jika perlu hingga tekanan darah anda benar-benar menurun.

7.    Menjaga Kesehatan Jantung
Sering mengalami jantung berdebar disertai keringat dingin yang mengucur deras? Anda mungkin bisa mencoba terapi kesehatan jantung dengan daun saga. Gejala-gejala gangguan jantung yang anda alami tersebut akan berangsur-angsur hilang. Resepnya adalah: 8 gram daun saga, 10 gram daun sembung dan 5 gram kencur. Rebus ketiga bahan dengan 400 ml air menggunakan api sedang sampai mendidih. Dinginkan dan saring airnya, kemudian minumlah secara rutin untuk jantung yang lebih sehat.

8.    Mengobati Penyakit Bronchitis
Penyakit bronchitis biasanya disebabkan oleh asap polusi, debu dan asap rokok. Penderitanya akan sering mengalami batuk-batuk disertai dahak berwarna kemerahan serta sesak nafas terutama setelah melakukan aktivitas berat. Rebusan daun saga segar adalah obat alami untuk menyembuhkan sakit bronchitis. Caranya adalah dengan merebus 15 helai daun saga segar yang baru dipetik dari pohon dengan 500 ml air. Rebus hingga airnya hanya tersisa sekitar 250 ml saja. Cukup minum air rebusan ini 1 kali sehari.

9.    Menyuburkan Rambut
Siapa yang tidak ingin punya rambut sehat? Rambut yang sehat serta subur adalah penyempurna penampilan cantik anda. Salah satu khasiat daun saga adalah membantu menyehatkan rambut dan mencegah kebotakan dini. Caranya adalah dengan membuat pasta rambut untuk dioleskan secara rutin pada rambut dan kulit kepala anda. Pertama, siapkan daun saga dan biji saga secukupnya lalu tumbuk hingga halus. Awas jangan sampai tertelan karena bijinya mengandung racun. Seduh dengan air panas sedikit-sedikit hingga mengental dan menjadi bubur. Oleskan ke seluruh rambut, diamkan selama sekitar 10-15 menit dan bilas hingga bersih. Jika digunakan secara rutin rambut anda juga akan menjadi lurus dan berkilau.

10.  Mengobati Sakit Kuning
Penyakit ini memiliki ciri fisik yang paling kentara yaitu tubuh penderitanya (terutama kulit dan mata) akan menguning. Hal ini disebabkan kegagalan fungsi hati dalam memproses sel darah merah. Akibatnya terjadi penumpukan zat bilirubin di dalam darah, zat memiliki warna kekuningan. Inilah yang membuat penderita sakit kuning mengalami perubahan warna kulit menjadi kekuningan. Ada obat alami yang ampuh untuk meredakan penyakit kuning ini, yaitu olahan daun saga rebus. Siapkan beberapa helai daun saga, rebus dengan 2 gelas air sampai tersisa hanya 1 gelas. Setelah itu saring air hasil rebusan tersebut dan minum di pagi dan sore hari. Kandungan glukosa dalam daun saga akan memberikan nutrisi tambahan untuk menormalkan kembali fungsi hati.

11.  Meningkatkan Nafsu Makan
Punya masalah sama nafsu makan? Atau sedang dalam program mencapai berat badan ideal? Daun Saga mengandung vitamin B yang berguna dalam meningkatkan nafsu makan anda. Cobalah memasak nasi dengan memasukkan beberapa helai daun saga saat nasi benar-benar matang. Diamkan nasi beserta daun saga selama sekitar 10 menit, kemudian gunakan daun saga tersebut sebagai pelengkap hidangan.

12.  Menjaga Kelembaban Kuli
Daun saga mengandung enyawa glisirizin (gliserin) alami. Senyawa ini terkandung dalam sabun kulit yang biasa kita konsumsi sehari-hari. Sifat dari senyawa gliserin adalah menyerap kadar air hingga kelembaban kulit kita akan terjaga. Karena kandungannya tersebut daun saga bisa dimanfaatkan untuk menjaga kelembaban kulit dengan pengobatan luar (masker) dan pengobatan dalam (dengan rebusan air daun saga).

13.  Mencegah Penuaan Dini
Dalam riset yang dilakukan para akademisi dari University of Vienna, daun saga diketahui mengandung antioksidan yang cukup tinggi. Senyawa antioksidan ini memiliki banyak khasiat bagi kecantikan, diantaranya: menangkal radikal bebas, anti inflamasi untuk mencegah peradangan serta memperlambat proses penuaan. Konsumsi daun saga yang paling aman dan banyak digunakan sebagai antioksidan adalah dengan cara merebusnya memakai 1/2 liter air sampai mendidih untuk diminum secara teratur.

14.  Menghaluskan Kulit
Kulit yang halus mulus tanpa noda dan jerawat adalah dambaan setiap wanita. Sementara kita setiap hari dikelilingi polusi, serta stress yang melanda membuat radikal bebas mudah diserap oleh kulit hingga membuatnya tidak sehat. Untuk mengatasinya, cobalah manfaatkan khasiat alami daun saga. Karena dalam daun saga mengandung glisirizin, vitamin A dan C serta senyawa flavanoid yang aktif sebagai antioksidan saat bermanfaat untuk menghasilkan kulit halus.

15.  Membantu Menjaga Kekebalan Tubuh
Cantik tidak hanya berarti penampilan yang menarik namun juga tubuh yang sehat. Seperti yang kita tahu bahwa daun saga sangat efektif meredakan berbagai penyakit, serta membantu mempercantik kulit, rambut dan wajah. Bahkan daun saga juga mampu membantu kesehatan jantung anda bila dikonsumsi secara rutin. Banyaknya khasiat yang dimiliki tumbuhan ini tak lain karena kandungan vitamin serta senyawa aktif yang ada di dalamnya. Konsumsilah air rebusan daun saga secara rutin untuk membantu menjaga kesehatan anda dan menangkal berbagai senyawa polutan yang membawa penyakit dalam tubuh.

Begitulah, tanaman perdu yang dianggap mengganggu dan sering diabaikan bahkan dimusnahkan keberadaaannya ternyata memiliki segudang khasiat untuk kesehatan dan kecantikan. Tidak ada salahnya untuk memulai gaya hidup sehat yang alami. Kurangi konsumsi bahan kimia, karena alam terbukti menyediakan segalanya untuk kebutuhan manusia. Yang kita butuhkan hanyalah pengetahuan untuk mengelolanya. Ingat bahwa kecantikan tidak hanya soal tampil menarik, kecantikan juga tentang tubuh yang sehat. Semoga informasi yang kami sajikan bermanfaat untuk anda. Salam sehat!

Sumber : Google Wikipedia



KABUPATEN ASAHAN PROVINSI SUMATERA UTARA

    KABUPATEN ASAHAN PROVINSI SUMATERA UTARA Orientasi Asahan ( Jawi : اسهن ) adalah sebuah kabupaten yang terletak di provinsi S...